Training Manajemen dan Penggunaan Darah di Rumah Sakit

Training Manajemen dan Penggunaan Darah di Rumah Sakit

Jadwal training di Yogyakarta | Jadwal training di Bandung | Jadwal training di Jakarta | Jadwal training di Bali | Jadwal training di Lombok | Jadwal training di Balikpapan | Jadwal training di Batam | Jadwal training di Riau | Jadwal training di Semarang | Jadwal training di Solo | Jadwal training di Pontianak | Jadwal training di Indonesia

*Untuk Harga, Tanggal dan Bulan Pelaksanaan Training Hubungi Kami

Deskripsi Training Manajemen dan Penggunaan Darah di Rumah Sakit

Training Manajemen dan Penggunaan Darah di Rumah Sakit – Salah satu lembaga penting dibawah pengawas kepemerintahan terkait dengan pengelolaan transfusi darah di kenal dengan Unit Transfusi Darah-Palang Merah Indonesia (UTD-PMI). Unit ini berfungsi untuk melaksanakan Upaya Kesehatan Transfusi Darah ( UKTD ) di Indonesia sesuai dengan PP No. 18/1980 dan SK Kemenkes RI No. 478/1990. Dimana unit ini bertujuan adalah untuk memenuhi kebutuhan darah yang sehat, aman, bermutu dan sesuai dengan waktu yang digunakan untuk proses transfusi. Sebagaimana isu kesehatan didunia yang menjadi sorotan penting lembaga kesehatan dunia ” World Health Organization (WHO). Upaya tersebut salah satunya dilakukan dengan  cara melaksanakan uji saring darah donor terhadap penyakit yang dapat ditularkan melalui transfusi, seperti sifilis, hepatitis B, HIV dan hepatitis C dan melakukan uji saring golongan darah untuk mendapatkan transfusi darah yang aman. Selain itu yang menjadi sorotan penting lainnya yaitu penggunaan darah yang rasional oleh para praktisi medis dan proses persiapan pelaksanaan transfusi darah oleh team dan petugas perawat rumah sakit. Dimana sampai saat ini masih banyak ditemukan dilapangan para praktisi medis yang masih belum menyadari penggunaan darah transfusi yang tepat serta terbatasnya pengetahuan dan pemahaman terkait dengan pelayanan transfusi darah yang benar. Salah satunya adalah kejadian kasus transfusi darah yang masih ditangani dengan pemberian darah lengkap, jumlah yang tersedia tidak sesuai dengan kebutuhan, kurangnya pengetahuan team perawat dan petugas bangsal rumah sakit dalam menangani transfusi darah dan lain sebagainya.

TUJUAN

Training Manajemen dan Penggunaan Darah di Rumah Sakit ini mempunyai tujuan salah satunya adalah untuk:

  • Memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada peserta yang terlibat perihal pentingnya penanganan dan pengolahan transfusi darah yang benar sesuai dengan standar persyaratan yang berlaku
  • Memberikan pengetahuan kepada peserta untuk bisa menjalankan proses transfusi darah yang benar sesuai dengan standar PMI dan WHO
  • Membantu para praktisi rumah sakit untuk menambah skill dan pengetahuannya terkait dengan manajemen dan tata cara proses transfusi darah yang benar sesuai dengan standar persyaratan yang telah dikeluarkan oleh PMI dan WHO

Outline Training

Dalam Training Manajemen dan Penggunaan Darah di Rumah Sakit , bahan ajar yang akan disampaikan adalah sesuai dengan beberapa buku panduan standar persyaratan yaitu yang dikeluarkan oleh:

  1. Panduan umum dan bimbingan praktis ” Clinical use of Blood ” yang dikeluarkan oleh organisasi kesehatan dunia WHO
  2. Panduan umum serta persyaratan dan prosedur ” Usaha Transfusi Darah (UTD) PMI ” Indonesia

METODE PELAKSANAAN

Training Manajemen dan Penggunaan Darah di Rumah Sakit ini menggunakan metode interaktif, dimana peserta dikenalkan kepada konsep, diberikan contoh aplikasinya, berlatih menggunakan konsep, mendiskusikan proses dan hasil latihan. Disampaikan dalam bentuk ceramah, diskusi interaktif dan presentasi kelompok.

SIAPA YANG HARUS IKUT..?

Peserta yang wajib ikut dalam pelatihan ini adalah Dokter di Bank Darah, Dokter Spesialis, Dokter IGD, Dokter di Kamar Bedah, Dokter di Ruangan, Kepala Instalasi Laboratorium, Analis di Laboratorium, Ka. Perawat dan Senior Perawat, Ka. Bangsal dan semua pihak yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan dan manajemen transfusi darah dirumah sakit.