Training Banking Fraud and Prevention

Training Banking Fraud and Prevention

Jadwal training 2015 | Informasi seminar 2015  2016 2017 2018 2019 2020 | Informasi Training 2015 2016 2017 2018 2019 2020 | Jadwal Training terbaru 2015 2016 2017 2018 2019 2020 | Pusat Training 2015 2016 2017 2018 2019 2020 | info seminar 2015 | Info training 2015 | Jadwal Seminar 2015  | Jadwal Workshop 2015| Info training indonesia 2015 | Seminar Running 2015 | Training Running 2015 | In-House Training 2015 | Pelatihan Running 2015 Provider Training di Yogyakarta, Provider Training di Jakarta, Provider Training di Surabaya, Provider Training di Balikpapan, Provider Training di Pontianak, Provider Training di Solo, Provider Training di Bandung, Provider Training di Bogor, Provider Training di Semarang, Provider Training di Bali, Provider Training di Lombok, Provider Training di Makassar.

Permintaan Brosur penawaran terkait harga, tempat, Instruktur dll, Isi Registrasion form berikut ini  :

atau via Email : trainingcenterindo@gmail.com / contact@informasitraining-indonesia.com

atau bisa juga Via Telpon SMS/WA/BBM.

Kami menerima request waktu, tempat & fasilitas hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.

Training Banking Fraud and Prevention

DESKRIPSI TRAINING BANKING FRAUD & PREVENTION

Kerugian yang dialami oleh bank akibat tindak kecurangan terhadap kegiatan operasional bank hingga saat ini masih terus terjadi dalam berbagai ukuran dan bentuk, baik yang dilakukan oleh oknum pelaku eksternal maupun dari internal karyawan. Salah satu upaya yang dilakukan oleh bank dalam pencegahan tindak kecurangan adalah memberikan pendidikan kepada karyawannya dan membekali mereka dengan alat yang mereka butuhkan untuk mencegah dan mendeteksi penipuan.

Peristiwa potensial seperti penyalahgunaan wewenang (fraud), kegagalan sistem teknologi informasi, standar proses operasi yang belum sesuai dengan peraturan/regulasi yang berlaku, dan kejahatan pihak eksternal terhadap bank jika tidak identifikasi dan dikelola dengan baik dapat menimbulkan permasalahan yang berat bahkan bencana bagi bank.Program ini fokus kepada pencegahan fraud dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencegah penipuan serta meminimalkan risiko aktivitas penipuan di Bank. Program ini memberikan gambaran yang mendalam dan komprehensif mengenai jenis-jenis tindak kecurangan yang biasa dilakukan di Bank, serta skema penipuan yang terbaru seperti pencurian identitas nasabah. Peserta juga akan belajar tentang alat-alat pencegahan penipuan bank untuk membantu melindungi bank dan nasabahnya.

TUJUAN  TRAINING BANKING FRAUD & PREVENTION

  1. Meningkatkan pemahaman dan kemampuan praktis peserta dalam penerapan manajemen risiko operasional.
  2. Peserta mengenali modus-modus Tindak Kecurangan yang biasa terjadi
  3. Mengidentifikasi kemungkinan oknum / pelaku kecurangan
  4. Peserta mampu melakukan pencegahan penipuan sebelum terjadi
  5. Pelaporan temuan atas prosedur tindak kecurangan

MATERI TRAINING BANKING FRAUD & PREVENTION

  1. Mengenali Jenis-jenis Kegagalan Operasional Bank: people risk, process risk (model, transaksi, dan kegiatan operasional), system and technology risk, external party risk, dan natural disaster risk.
  2. Faktor-faktor yang menyebabkan peluang Fraud pada Bank
  3. Cara Mendeteksi Fraud pada Aktivitas Perbankan
  4. Peran BI dan PPATK dalam Antisipasi Terjadinya Fraud
  5. Solusi menghadapi Fraud:
  6. Reporting Fraud Procedures
  • Litigasi
  • Penelusuran aliran dana
  • Penyediaan data kepada Kepolisian.

PEMATERI TRAINING BANKING FRAUD & PREVENTION

DR. Herry Achmad Buchory, SE.,MM and team

METODE TRAINING BANKING FRAUD & PREVENTION

Kegiatan pelatihan dirancang agar peserta dapat memahami secara komprehensif materi yang disampaikan, sehingga dapat dimplementasikan secara aplikatif dalam dunia kerja. Adapun metode yang digunakan adalah:

  1. Presentation
  2. Discuss
  3. Case Study
  4. Evaluation

WHO SHOULD ATTEND TRAINING BANKING FRAUD & PREVENTION

Directors, Operational managers, Auditor Internal serta Divisi Kepatuhan & Manajemen Risiko